Cara Membuat Tas Rajut Dari Benang Katun Untuk Pemula

Cara Membuat Tas Rajut Dari Benang Katun – Benang katun merupakan benang favorit yang biasanya digunakan untuk membuat berbagai jenis bahan termasuk diantaranya adalah tas rajut dari benang katun yang akan kita bahas dalam tulisan kali ini.

Menjelaskan cara membuat tas rajut cukuplah sulit jika hanya lewat tulisan, oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya akan memberikan video tutorial cara membuat tas rajut dari benang katun.

 

Kami menjual tas rajut dengan harga murah silahkan kunjungi Katalog.

Selain belajar cara membuat tas rajut dari benang katun, ada baiknya kalau Anda mengetahui jenis-jenis benang yang umum digunakan. Simak tulisan berikut ini.

Jenis-jenis Benang Beserta Kegunaannya

Benang yang biasa kita gunakan ternyata merupakan hasil akhir dari proses pemintalan. Dari bahan baku pembuatannya, benang dibagi menjadi 2, yaitu benang alami seperti benang katun/kapas dan benang buatan seperti polyester dan nilon sesuai asal dari seratnya.

Benang biasanya digolongkan menjadi 3 kategori, yaitu benang dasar, benang hias dan benang bertekstur. Ke 3 kategori tadi masih memiliki beberapa turunan, akan tetapi pada kesempatan kali ini saya hanya akan membahas informasi dasar dari benang tersebut.

1. Benang Dasar (Simple Yarns)

Benang dasar atau simple yarns merupakan jenis paling sederhana dari sebuah benang. Walaupun benang ini terbuat dari campuran berbagai serat, jumlah pilinan dan panjangnya tetaplah sama. Selain itu jenis ini terlihat cukup lembut dan rata.

Benang Dasar

pabosi.net

Kain yang dibuat dari benang dasar dengan kandungan serat yang sama akan menghasilkan tenunan yang permukaannya lembut tapi kurang memiliki variasi.

Sementara itu benang dasar yang memiliki kandungan serat berbeda bisa dikombinasikan dalam proses menenun agar dapat menghasilkan kain yang memiliki keragaman bentuk permukaan. Proses ini dapat dilakukan dengan berbagai kombinasi lainnya sehingga kain yang dihasilkan sangat variatif.

2. Benang Hias (Novelty Yarns)

Benang hias atau novelty yarns dibuat berpilin dua, walaupun ada beberapa jenis khusus yang diperoleh dair benang tunggal. Benang khusus jenis ini dapat dibuat dari 2 benang tunggal atau lebih.

Benang Hias

Benang Hias

Benang tunggal pertama berfunsi sebagai inti yang nantinya akan dililit oleh benang tunggal lainnya. Benang tunggal kedua berfungsi untuk memberikan efek khusus sementara benang ketigalah yang menyatukan 2 benang pertama menjadi 1 kesatuan.

Jika pada pembahasan sebelumnya benang dasar dibuat dengan halus dan rata, benang hias merupakan kebalikannya yang dibuat tidak rata. Hal ini dimaksudkan agar kain yang dihasilkan memiliki tekstur dan permukaan unik.

Benang hias bisa menghasilkan kain yang bentuknya menarik namun kain tersebut kurang nyaman dikenakan dibanding kain dengan permukaan halus.

Benang hias memiliki banyak variasi diantaranya adalah jenis knotted spiral, looped dan slubbed.

3. Benang Slubbed (Slubbed Yarns)

Benang Slubbed

pabosi.net

Benang slubbed diproduksi dengan cara merubah kadar pilih yang biasa digunakan sampai-sampai selembar benang dapat terlihat lebih halus dari seharusnya. Pada lembaran benang, slub bisa dibuat dari satu benang sementara benang lainnya akan dipakai untuk menahan slub ke bawah.

Benang yang dipakai untuk jenis kain shantung ialah jenis slubbed dan bagian permukaannya tidak rata dibuat oleh slub benang.

4. Benang Ikal (Looped Yarns)

Benang Ikal

pabosi.net

Benang macam ini diproduksi dengan membuat ikatan penuh pada interval yang teratur. Boucle, adalah salah satu contoh benang ikal yang umum dipakai untuk busana wanita.

5. Benang Bertekstur

Benang Bertekstur

pabosi.net

Benang bertekstur biasanya dibuat dari serat thermoplastic (serat ini bentuknya dapat diubah oleh panas dalam proses pembuatannya). Serat-serat buatan ini dapat beradaptasi terhadap panas.

Leave a Reply